Capek Jadi Fangirl 2 — 22:12-22:30

Gelap, dingin, tapi dari atap transparan diatasku kelihatan rembulan sepertinya sedang purnama.

Aku nggak ngantuk.

Baru aja baca-bacain mentionan lama di twitter. Kenangan jaman-jaman lima tahun kebelakang, masa-masa paling lebay penuh drama. Lebih dari sekarang. Tapi ngangenin sih.

Waktu itu aku lagi giat nyari temen lewat sosmed. Sempat punya sih, dari twitter itu. Nggak tau gimana awalnya bisa ngobrol sepanjang dan se-sok akrab itu sama dia. Cuman nggak bertahan sampe sekarang, cuma beberapa bulan sejak akhir 2013 sampe awal 2014, berakhir gitu aja.

Samar-samar inget dulu pernah niat mau mention dia lagi, tapi urung setelah twit dia belakangan berubah drastis, sedikit banyak dari stalking aku tau dia nyantri. Ada satu cuitan yang sangat mengena langsung ke sanubari, sampe sekarang, intinya dia bilang, orang yang suka mendengarkan Al-Quran nggak akan bisa bersanding dengan yang sukanya mendengarkan musik.

Deg.

Waktu itu, awal-awal kelas 2 SMK, adalah masa-masa aku mulai tergila-gila sama musik. Aku nggak bisa main musik, suaraku nggak bisa dibilang bagus meskipun aku suka sekali nyanyi, tapi aku dibikin gila sama hal satu ini. Secara nggak langsung, hatiku tersentuh cuitan dia.

Jadi makin sungkan kalau harus interaksi lagi.

Hari berganti hari, tahun-tahun berlalu, sehabis ngebaca lagi mentionan di tahun 2013 itu, aku jadi kangen dia. Kangen karena aku sudah terlanjur merasa dia temanku, teman yang belum pernah kutemui.

Tapi bahkan hari ini aku masih sama, belum bisa lepas dari belenggu lagu-lagu. Masih selalu fangirling kalau salah satu band favoritku rilis lagu atau music video baru.

Jujur aku mulai nggak nyaman dengan semua ini. Aku ingin meninggalkan lagu-lagu yang pernah kudengarkan disini. Tapi aku nggak sanggup membayangkan seperti apa duniaku tanpa musik-musik ini, akan sesunyi apa hari-hari dan hatiku nantinya. Aku nggak bisa ngebayanginnya.

Hari ini 5SOS rilis musik video yang Want You Back, hari ini aku fangirling lagi setelah sekian lama aku menahan diri. Pertahananku runtuh lagi.

—tbc.

Komentar