Minggu, 19 Oktober 2014

Tugas Mengarang Cerpen

Ini cerpen hasil tugas bahasa Indonesia, judulnya Tugas Mengarang Cerpen, karyaku sendiri, agak aneh, tapi ini cerpen, seriusan! Silahkan baca, copas juga boleh, tapi sertakan sumbernya, terimakasih~ :) happy reading, enjoy!


Tugas Mengarang Cerpen
Oleh: Ma'rifatul Khoirina

Sudah waktunya pulang sekolah, tapi tidak terdengar bel dari kelasku, tidak pernah. Hanya suara riuh dari luar yang kedengaran dari kelasku dan memberi tahu bahwa ini sudah saatnya pulang. Saat pulang adalah saat paling menyegarkan, setelah capek seharian belajar. Sudah jam 3 lebih seperempat. Aku berjalan dengan langkah cepat, aku tidak senang pulang sore kalau tidak ada alasan yang mengharuskan.

            Kulemparkan tasku kekasur, lalu aku berbaring disebelahnya. Capek. Pulang sekolah pasti adalah saat-saat paling melelahkan dalam sehari. Tugas-tugas yang menanti-nanti untuk dikerjakan membuat pikiranku selalu tidak tenang. Padahal minggu depan sudah waktunya Ulangan Tengah Semester, tapi tugas-tugas harianku masih banyak yang belum selesai. Aku merasa seperti akan gila kalu memikirkan itu.

            Lama-lama aku merasa mengantuk, disaat kelopak mataku sudah hampir mengatup seseorang membuka pintu kamarku. Ternyata Lala. Aku memang tinggal disebuah rumah kost tidak jauh dari sekolahku. Jarak rumahku jauh dari sekolah makanya  aku harus ngekost. Lala adalah temanku satu kost. “Sudah pulang?” katanya. Aku hanya mengangguk. Dia lalu menutup lagi pintu kamarku dan pergi. Teman sekamarku kebetulan sedang prakerin, jadi aku sendirian. Berpikir soal prakerin aku jadi ingat belum mengerjakan tugas mengarang cerpen yang harus dikumpulkan sebelum prakerin tanggal 20 Oktober nanti. Mengarang cerpen, tapi berdasarkan pengalaman yang pernah dialami. Aku sebenarnya tidak suka tugas seperti ini. Tapi inilah yang namanya sekolah. Kalau hanya hal-hal yang disukai saja yang kita lakukan itu bukan sekolah.

            Mengarang cerpen tentang pengalaman yang pernah kualami? Ketika ada tugas seperti ini aku justru jadi merasa seperti tidak punya pengalaman apapun. Rasanya aku menjalani hidup yang monoton, itu-itu saja.  6 hari dalam seminggu adalah untuk berangkat sekolah dipagi hari sampai sore, mengerjakan tugas yang macam-macam dari mapel A-Z semuanya ada tugas, mencuci pakaian setiap 2 hari sekali, tidur dimalam harinya, dan pulang kerumah setiap hari Sabtu sepulang sekolah dan berangkat lagi Minggu siangnya. Hidupku berjalan seperti itu dari minggu keminggu. Lalu aku harus menuliskan apa?

            Tidak ada hal khusus yang terjadi. Semuanya juga datar-datar saja. Aku bahkan belum tahu akan menuliskan apa, padahal waktunya tinggal seminggu lagi. Besok sudah hari Jumat, lusa sudah Sabtu, Sabtu ini aku sudah mulai Ulangan Tengah Semester hari pertama. Aku sama sekali tidak mendapat ide mau menulis tentang apa.

****

            Hari sudah berganti hari, serangkaian Ulangan sudah aku lewati, mulai dari ulangan teori yang tidak semuanya mudah, sebenarnya kebanyakan sulit, sampai beberapa mapel produktif yang ulangannya praktek. Dan besok adalah hari terakhir Ulangan Tengah Semester. Artinya hari Senin besok, tanggal 20 Oktober 2014 kami sudah mulai prakerin. Kemarin baru saja kami dari jurusan Teknik Komputer dan Jaringan, dan jurusan Busana Butik diberi pembekalan untuk prakerin.

            “Siapa yang mau mengumpulkan tugas cerpen?” kata Nina  saat kami sedang duduk-duduk didepan ruangan kami melaksanakan UTS. Aku jadi ingat, aku bahkan belum mengarang apapun, jangankan mengarang, aku bahkan belum dapat ide. Beberapa orang teman sama denganku, belum menulis sedikitpun, tapi kebanyakan dari mereka sudah selesai. Aku jadi pusing, aku harus memaksa otakku menuliskan ide yang tidak pernah ada diotakku, menjadikannya sebuah cerita pendek.

“Besok terakhir mengumpulkan ya,” katanya Nina lagi.

“Haduh, iya, aku belum jadi cerpennya,” kata Dian yang duduk disebelahku.

“Aku juga, kamu mau ngumpulkan kapan?” tanyaku.

“Aku besok lah, terakhir kan besok,” kata Dian.

“Kamu mau cerita tentang apa?”tanyaku lagi.

“Ya tentang pengalamanku,”jawab Dian. “Kalau kamu?’ lanjutnya

“Aku belum dapat ide, Yan, sedikitpun,” kataku

“Kan, tinggal ceritakan saja apa yang sudah kamu alami,” kata Dian, aku bahkan jadi semakin bingung, aku merasa tak punya pengalaman untuk diceritakan. Tugas seperti ini lebih memusingkan daripada hitungan matematika. “Eh, nanti jadi, ya,” kata Dian padaku.

“Ngapain?”tanyaku.

“Katanya kamu mau bantu aku menginstall ulang laptop temanku,” kata Dian lagi

“Oh, iya iya, jadi,” jawabku.

Dan jadilah, sepulang sekolah aku menginstall ulang laptop teman Dian di kost-ku, dan baru selesai pukul 2. “Oh, iya, tugas cerpen, aduuh,  aku belum nemu ide lagi,” Kata Dian saat siap-siap akan pulang. “Aku, jugaa.. Aku bingung mau cerita apa, Yan,” kataku

“Aku sih, sudah bikin, tapi baru sedikit,” katanya lagi,

“Aku malah belum sedikitpun,” aah, lagi-lagi cerpen, bagaimana ini??

Tak lama setelah Dian pulang, kubuka laptopku, kupandangi monitor laptop didepanku, jari-jariku kuletakkan diatas keyboard tapi tak mengetik apapun. Pikiranku masih berputar-putar mencari topik apa yang akan kujadikan bahan menulis cerpen. Aku coba mengingat-ingat kembali hal-hal yang sudah terjadi, tapi tidak ada apapun, aku tak ingat sama sekali. Aku harus menulis apa? 5 menit, 10 menit, 15 menit, setengah jam, aku duduk dihadapan lembar kerja kosong. Belum sekatapun kutulis. Jangankan sekata, aku bahkan masih juga belum tahu akan menulis apa. Hampir sejam aku begini. Haah, bagaimana ini, aku bahkan belum selesai belajar untuk UTS hari terkahir besok. Aku harap aku dapat sebuah pencerahan.

Buntu sekali rasanya otakku.  Aku mulai memaksa otakku berputar.Aku akhirnya punya sebuah ide. Entah, bagaimana hasilnya. Tapi aku mencoba mulai merangkai kata-kata untuk cerpenku. Aku sebenarnya tidak mengerti cerpen macam apa yang kubuat ini, aku bahkan bingung ini cerpen atau bukan? Ah, sudahlah. Bagiku ini cerpen. Ini tugas menulis cerpenku.

--SELESAI--

Kamis, 09 Oktober 2014

Komputer Terapan




A.     Komputer Terapan
1. Komputer Terapan
Komputer terapan jaringan adalah penerapan komputer dan serangkaian interkoneksi antara teknologi yang saling berhubungan satu dan lainnya.
Kita artikan dahulu setiap kata:
·         Komputer adalah alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri.(http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer)
·         Terapan atau bisa di bilang ilmu terapan adalah penerapan pengetahuan dari satu atau lebih bidang-bidang: matematika, fisika atau ilmu alam, ilmu kimia atau ilmu biologi untuk penyelesaian masalah praktis yang langsung memengaruhi kehidupan kita sehari-hari (http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_terapan)
Menurut dua arti kata di atas maka dapat kita simpulkan pengertian dari komputer terpan jaringan adalah penerapan dari ilmu komputer dan jaringan yang digunakan untuk penyelesaian masalah praktis yang langsung mempengaruhi dan dipakai dalam kehidupan sehari-hari.
Sebagai contoh adalah komputer digunakan untuk mengontrol peralatan listrik di rumah, sehingga peralatan-peralatan listrik, misalnya lampu dapat menyala dan mati secara otomatis.
2.      Bagan Sistem Komputer
 
Berikut adalah contoh bagan komputer minimal atau dasar computer :
 
Konsep awal terciptanya komputer adalah sebagai alat hitung. Istilah computer diambil dari bahasa latin computare yang artinya menghitung, jika dalam bahasa inggris to compute, yang artinya juga sama yaitu menghitung.
Secara umum komputer dapat diartikan sebagai alat elektronika yang bekerja secara koordinasi dan integrasi berdasarkan program, dapat menerima masukan berupa data yang diproses didalam suatu sistem dan dikeluarkan dalam bentuk informasi.
3.      Macam dan Jenis Mikrokontroler
Secara umum mikrokontroler terbagi menjadi 3 keluarga besar yang ada di pasaran. Setiap keluarga memepunyai cirri khas dan karekteriktik sendiri sendiri, berikut pembagian keluarga dalam mikrokontroler:

Keluarga MCS51

Mikrokonktroler ini termasuk dalam keluarga mikrokonktroler CISC. Sebagian besar instruksinya dieksekusi dalam 12 siklus clock. Mikrokontroler ini berdasarkan arsitektur Harvard dan meskipun awalnya dirancang untuk aplikasi mikrokontroler chip tunggal, sebuah mode perluasan telah mengizinkan sebuah ROM luar 64KB dan RAM luar 64KB diberikan alamat dengan cara jalur pemilihan chip yang terpisah untuk akses program dan memori data.
Salah satu kemampuan dari mikrokontroler 8051 adalah pemasukan sebuah mesin pemroses boolean yang mengijikan operasi logika boolean tingkatan-bit dapat dilakukan secara langsung dan secara efisien dalam register internal dan RAM. Karena itulah MCS51 digunakan dalam rancangan awal PLC (programmable Logic Control).

AVR

Mikrokonktroler Alv and Vegard’s Risc processor atau sering disingkat AVR merupakan mikrokonktroler RISC 8 bit. Karena RISC inilah sebagian besar kode instruksinya dikemas dalam satu siklus clock. AVR adalah jenis mikrokontroler yang paling sering dipakai dalam bidang elektronika dan instrumentasi.
Secara umum, AVR dapat dikelompokkan dalam 4 kelas. Pada dasarnya yang membedakan masing-masing kelas adalah memori, peripheral dan fungsinya. Keempat kelas tersebut adalah keluarga ATTiny, keluarga AT90Sxx, keluarga ATMega dan AT86RFxx.
PIC
PIC ialah keluarga mikrokontroler tipe RISC buatan Microchip Technology. Bersumber dari PIC1650 yang dibuat oleh Divisi Mikroelektronika General Instruments. Teknologi Microchip tidak menggukana PIC sebagai akronim,melaikan nama brandnya ialah PICmicro. Hal ini karena PIC singkatan dari Peripheral Interface Controller, tetapi General Instruments mempunyai akronim PIC1650 sebagai Programmabel Intelligent Computer.
PIC pada awalnya dibuat menggunakan teknologi General Instruments 16 bit CPU yaitu CP1600. * bit PIC dibuat pertama kali 1975 untuk meningkatkan performa sistem peningkatan pada I/). Saat ini PIC telah dilengkapi dengan EPROM dan komunikasi serial, UAT, kernel kontrol motor dll serta memori program dari 512 word hingga 32 word. 1 Word disini sama dengan 1 instruki bahasa assembly yang bervariasi dari 12 hingga 16 bit, tergantung dari tipe PICmicro tersebut. Silahkan kunjungi www.microchip.com untuk melihat berbagai produk chip tersebut.
Pada awalnya, PIC merupakan kependekan dari Programmable Interface Controller. Tetapi pada perkembangannya berubah menjadi Programmable Intelligent Computer. PIC termasuk keluarga mikrokonktroler berarsitektur Harvard yang dibuat oleh Microchip Technology. Awalnya dikembangkan oleh Divisi Mikroelektronik General Instruments dengan nama PIC1640. Sekarang Microhip telah mengumumkan pembuatan PIC-nya yang keenam.
PIC cukup popular digunakan oleh para developer dan para penghobi ngoprek karena biayanya yang rendah, ketersediaan dan penggunaan yang luas, database aplikasi yang besar, serta pemrograman (dan pemrograman ulang) melalui hubungan port serial yang terdapat pada komputer.

4.      Fungsi Bagian Tiap Bagan Sistem
1. Input Device (Alat Masukan)
      Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi sebagai alat untuk memasukan data atau perintah ke dalam komputer
2. Output Device (Alat Keluaran)
      Adalah perangkat keras komputer yang berfungsi untuk menampilkan keluaran sebagai hasil pengolahan data. Keluaran dapat berupa hard-copy (ke kertas), soft-copy (ke monitor), ataupun berupa suara.
3. I/O Ports
      Bagian ini digunakan untuk menerima ataupun mengirim data ke luar sistem. Peralatan input dan output di atas terhubung melalui port ini.
4. CPU (Central Processing Unit)
      CPU merupakan otak sistem komputer, dan memiliki dua bagian fungsi operasional, yaitu: ALU (Arithmetical Logical Unit) sebagai pusat pengolah data, dan CU (Control Unit) sebagai pengontrol kerja komputer.
5. Memori
      Memori terbagi menjadi dua bagian yaitu memori internal dan memori eksternal. Memori internal berupa RAM (Random Access Memory) yang berfungsi untuk menyimpan program yang kita olah untuk sementara waktu, dan ROM (Read Only Memory) yaitu memori yang haya bisa dibaca dan berguna sebagai penyedia informasi pada saat komputer pertama kali dinyalakan.
6. Data Bus
      Adalah jalur-jalur perpindahan data antar modul dalam sistem komputer. Karena pada suatu saat tertentu masing-masing saluran hanya dapat membawa 1 bit data, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat ditransfer pada suatu saat. Lebar data bus ini menentukan kinerja sistem secara keseluruhan. Sifatnya bidirectional, artinya CPU dapat membaca dan menirma data melalui data bus ini. Data bus biasanya terdiri atas 8, 16, 32, atau 64 jalur paralel.

7. Address Bus
      Digunakan untuk menandakan lokasi sumber ataupun tujuan pada proses transfer data. Pada jalur ini, CPU akan mengirimkan alamat memori yang akan ditulis atau dibaca. Address bus biasanya terdiri atas 16, 20, 24, atau 32 jalur paralel.
8. Control Bus
      Control Bus digunakan untuk mengontrol penggunaan serta akses ke Data Bus dan Address Bus. Terdiri atas 4 samapai 10 jalur paralel.

5.      Router
PENGERTIAN ROUTER
Router adalah perangkat network yang digunakan untuk menghubungkan beberapa network, baik network yang sama maupun berbeda dari segi teknologinya seperti menghubungkan network yang menggunakan topologi Bus, Star dan Ring.  Router minimal memiliki 2 network interface.

Gambar diatas merupakan salah satu contoh router yaitu Mikrotik Rb 750 yang merupakan router dengan ukuran kecil dan harga yang terjangkau (sekitar 350 ribuan) yang dapat kita gunakan untuk keperluan koneksi jaringan internet dirumah, warnet atau di kantor.
CARA KERJA ROUTER
      Fungsi utama Router adalah merutekan paket (informasi). Sebuah Router memiliki kemampuan Routing, artinya Router secara cerdas dapat mengetahui kemana rute perjalanan informasi (paket) akan dilewatkan, apakah ditujukan untuk host lain yang satu network ataukah berada di network yang berbeda.
      Jika paket-paket ditujukan untuk host pada network lain maka router akan meneruskannya ke network tersebut. Sebaliknya, jika paket-paket ditujukan untuk host yang satu network maka router akan menghalangi paket-paket keluar.






Ilustrasi mengenai cara kerja router ini dapat dilihat pada gambar dibawah:
Pada gambar diatas terdapat 2 buah network yang terhubung dengan sebuah router. Network sebelah kiri yang terhubung ke port 1 router mempunyai alamat network 192.168.1.0 dan network sebelah kanan terhubung ke port 2 dari router dengan network address 192.155.2.0
·         Komputer A mengirim data ke komputer C, maka router tidak akan meneruskan data tersebut ke network lain.
·         Begitu pula ketika komputer F mengirim data ke E, router tidak akan meneruskan paket data ke network lain.
·         Barulah ketika komputer F mengirimkan data ke komputer B, maka router akan menruskan paket data tersebut ke komputer B.
6.      NIC (Network Interface Card)
NIC adalah sebuah kartu yang berfungsi sebagai jembatan dari komputer ke sebuah jaringan komputer. Tugas NIC adalah untuk mengubah aliran data paralel dalam bus komputer menjadi bentuk data serial sehingga dapat ditransmisikan di atas media jaringan.
Fungsi NIC
·         Media pengirim data ke komputer lain di dalam jaringan
·         Mengontrol data flow antara komputer dan sistem kabel
·         Menerima data yang dikirim dari komputer lain lewat kabel dan menerjemahkannya ke dalam bit yang dimengerti oleh computer
7.      Switch + Hub
Pengertian Switch
Switch merupakan perangkat jaringan yang bekerja pada OSI Layer 2, Data Link Layer. dia bekerja sebagai penyambung / concentrator dalam Jaringan. Switch mengenal MAC Adressing shingga bisa memilah paket data mana yang akan di teruskan ke mana.
Dan switch ini digunakan sebagai repeater/penguat. Berfungsi untuk menghubungkan kabel-kabel UTP ( Kategori 5/5e ) komputer yang satu dengan komputer yang lain. Dalam switch biasanya terdapat routing, routing sendiri berfungsi untuk batu loncat untuk melakukan koneksi dengan komputer lain dalam LAN.

Pengertian HUB
Hub merupakan perangkat jaringan yang bekerja di OSI layer 1, Physical Layer. Sehingga dia hanya bekerja tak lebih sebagai penyambung atau concentrator saja, dan hanya menguatkan sinyal di kabel UTP. HUB tdk Mengenal MAC Addressing / Physical Addressing shingga tdk bisa memilah data yg harus ditransmisikan shingga collision tdk bisa dihindari dari penggunaan HUB ini
Fungsi HUB
·         Memfasilitasikan penambahan penghilangan atau penambahan workstation
·         Menambah jarak network ( fungsi sebagai repeater )
·         Menyediakan fleksibilitas dengan mensupport interface yang berbeda ( Ethernet, Toket ring, FDDI )
·         Menawarkan featur yang fault tolerance ( Isolasi Kerusakan )
·         Memberikan menegement yang tersentralisasi ( koleksi informasi, diagnostic)
8.      Access Point
Pengertian Access Point
1.      Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.
2.       Access point adalah adalah perangkat, seperti router nirkabel / wireless, yang memungkinkan perangkat nirkabel untuk terhubung ke jaringan.
3.      Access Point dalam jaringan computer adalah sebuah jalur akses nirkabel (Wireless Access Point atau AP) adalah perangkat komunikasi nirkabel yang memungkinkan antar perangkat untuk terhubung ke jaringan nirkabel dengan menggunakan Wi-Fi, Bluetooth atau standar terkait.
4.      Access Point adalah perangkat yang digunakan untuk membuat koneksi wireless pada sebuah jaringan.
Fungsi Access Point
1. Mengatur supaya AP dapat berfungsi sebagai DHCP server
2. Mencoba fitur Wired Equivalent Privacy (WEP) dan Wi-Fi Protected Access(WPA)
3. Mengatur akses berdasarkan MAC Address device pengakses
4. Sebagai Hub/Switch yang bertindak untuk menghubungkan jaringan lokal dengan jaringan wireless/nirkabel


B. Ragam Komunikasi
Beberapa komunikasi dapat dibedakan berdasarkan informasi yang ditumpangkannya, diantaranya sebagai berikut : 

  1. Komunikasi Audio, yaitu jenis komunikasi dengan infomasi yang ditumpangkannya berupa suara, contoh komunikasi pada radio broadcast. 
  2. Komunikasi Video, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang ditumpangkannya berupa gambar, contoh penayangan iklan pada big screenyang terdapat di tempat umum. 
  3. Komunikasi Audio Video, jenis komunikasi dengan informasi yang dikirim terimakan merupakan percampuran antara informasi suara dan gambar, contoh pengiriman informasi melalui televisi. 
  4. Komunikasi Data, yaitu jenis komunikasi dengan informasi yang  dikirim terima kan berupa data digital, contohnya aplikasi internetworking pada Jaringan Komputer.
Protokol Model OSI/TCP/IP
1. Pengertian Protokol
Sebelum membahas lebih jauh tentang pengertian dari masing-masing layer dalam protokol, alangkah baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu protokol dalam sebuah Jaringan Komputer ? Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI. Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :
  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
  • Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
  • Mengakhiri suatu koneksi.
2. Pengertian Model Osi Layer
Pengertian model OSI (Open System Interconnection) adalah suatu model konseptual yang terdiri atas tujuh layer, yang masing-masing layer tersebut mempunyai fungsi yang berbeda. OSI dikembangkan oleh badan Internasional yaitu ISO (International Organization for Standardization) pada tahun 1977. Model ini juga dikenal dengan model tujuh lapis OSI (OSI seven layer model). Berikut dibawah ini merupakan gambar dari model OSI 7 Layer
Definisi masing-masing Layer pada model OSI
7. Application adalah Layer paling tinggi dari model OSI,  seluruh layer dibawahnya bekerja untuk layer ini, tugas dari application layer adalah Berfungsi sebagai antarmuka dengan aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, NFS.
6. Presentation berfungsi untuk mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan. Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual network komputing (VNC) atau Remote Dekstop Protokol (RDP).
5. Session Berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.
4. Transport Berfungsi untuk memecah data ke dalam paket-paket data serta memberikan nomor urut ke paket-paket tersebut sehingga dapat disusun kembali pada sisi tujuan setelah diterima. Selain itu, pada level ini juga membuat sebuah tanda bahwa paket diterima dengan sukses (acknowledgement), dan mentransmisikan ulang terhadap paket-paket yang hilang di tengah jalan.
3. Network Berfungsi untuk mendefinisikan alamat-alamat IP, membuat header untuk paket-paket, dan kemudian melakukan routing melalui internetworking dengan menggunakan router dan switch layer3.
2. Data Link Befungsi untuk menentukan bagaimana bit-bit data dikelompokkan menjadi format yang disebut sebagai frame. S 1. Pengertian Protokol
Protokol adalah sebuah aturan atau standar yang mengatur atau mengijinkan terjadinya hubungan, komunikasi, dan perpindahan data antara dua atau lebih titik komputer. Protokol dapat diterapkan pada perangkat keras, perangkat lunak atau kombinasi dari keduanya. Pada tingkatan yang terendah, protokol mendefinisikan koneksi perangkat keras. Prinsip dalam membuat protokol ada tiga hal yang harus dipertimbangkan, yaitu efektivitas, kehandalan, dan Kemampuan dalam kondisi gagal di network. Protokol distandarisasi oleh beberapa organisasi yaitu IETF, ETSI, ITU, dan ANSI. Tugas yang biasanya dilakukan oleh sebuah protokol dalam sebuah jaringan diantaranya adalah :
  • Melakukan deteksi adanya koneksi fisik atau ada tidaknya komputer / mesin lainnya.
  • Melakukan metode “jabat-tangan” (handshaking).
  • Negosiasi berbagai macam karakteristik hubungan.
  • Bagaimana mengawali dan mengakhiri suatu pesan.
  • Bagaimana format pesan yang digunakan.
  • Yang harus dilakukan saat terjadi kerusakan pesan atau pesan yang tidak sempurna.
  • Mendeteksi rugi-rugi pada hubungan jaringan dan langkah-langkah yang dilakukan selanjutnya.
  • Mengakhiri suatu koneksi.
3. Cara Kerja Model OSI
Cara Kerja : Pembentukan paket dimulai dari layer teratas model OSI. Aplication layer megirimkan data ke presentation layer, di presentation layer data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirim ke layer dibawahnya, pada layer dibawahnya pun demikian, data ditambahkan header dan atau tailer kemudian dikirimkan ke layer dibawahnya lagi, terus demikian sampai ke physical layer. Di physical layer data dikirimkan melalui media transmisi ke host tujuan. Di host tujuan paket data mengalir dengan arah sebaliknya, dari layer paling bawah kelayer paling atas. Protokol pada physical layer di host tujuan mengambil paket data dari media transmisi kemudian mengirimkannya ke data link layer, data link layer memeriksa data-link layer header yang ditambahkan host pengirim pada paket, jika host bukan yang dituju oleh paket tersebut maka paket itu akan di buang, tetapi jika host adalah yang dituju oleh paket tersebut maka paket akan dikirimkan ke network layer, proses ini terus berlanjut sampai ke application layer di host tujuan. Proses pengiriman paket dari layer ke layer ini disebut dengan “peer-layer communication”.
3. Pengertian TCP/IP
TCP/IP (Transmission Control Protokol / Internet Protokol ) adalah standar komunikasi data yang digunakan oleh komunitas internet dalam proses tukar-menukar data dari satu komputer ke komputer lain di dalam jaringan Internet. Protokol TCP/IP dikembangkan pada akhir dekade 1970-an hingga awal 1980-an sebagai sebuah protokol standar untuk menghubungkan komputer-komputer dan jaringan untuk membentuk sebuah jaringan yang luas (WAN). TCP/IP merupakan sebuah standar jaringan terbuka yang bersifat independen terhadap mekanisme transport jaringan fisik yang digunakan, sehingga dapat digunakan di mana saja.
4. Definisi Masing-masing Layer pada model TCP/IP
4. Application merupakan Layer paling atas pada model TCP/IP, yang bertanggung jawab untuk menyediakan akses kepada aplikasi terhadap layanan jaringan TCP/IP. Protokol ini mencakup protokol Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP), Domain Name System (DNS), Hypertext Transfer Protocol (HTTP), File Transfer Protocol (FTP), Telnet, Simple Mail Transfer Protocol (SMTP), Simple Network Management Protocol (SNMP), dan masih banyak protokol lainnya. Dalam beberapa implementasi Stack Protocol, seperti halnya Microsoft TCP/IP, protokol-protokol lapisan aplikasi berinteraksi dengan menggunakan antarmuka Windows Sockets (Winsock) atau NetBios over TCP/IP (NetBT).
3. Transport berguna untuk membuat komunikasi menggunakan sesi koneksi yang bersifat connection-oriented atau broadcast yang bersifat connectionless. Protokol dalam lapisan ini adalah Transmission Control Protocol (TCP) dan User Diagram Protocol (UDP).
2. Internet berfungsi untuk melakukan pemetaan (routing) dan enkapsulasi paket-paket data jaringan menjadi paket-paket IP. Protokol yang bekerja dalam lapisan ini adalah Internet Protocol (IP), Address Resolution Protocol (ARP),Internet control Message Protocol (ICMP), dan Internet Group Management Protocol (IGMP).
1. Network Interface berfungsi untuk meletakkan frame – frame jaringan di atas media jaringan yang digunakan. TCP/IP dapat bekerja dengan banyak teknologi transport, mulai dari teknologi transport dalam LAN (seperti halnya Ethernet dan Token Ring), Man dan Wan (seperti halnya dial-up model yang berjalan di atas Public Switched Telephone Network (PSTN), Integrated Services Digital Network (ISDN), serta Asynchronous Transfer Mode (ATM).